Senin, 07 Oktober 2013

Doa

Berdoa merupakan suatu ibadah, bahkan menjadi otaknya ibadah. Kenapa doa menjadi otaknya ibadah? Karena, dengan berdoa jelas sekali memperlihatkan penghambaan manusia kepada Allah. Dengan berdoa kepada Allah, maka terwujudlah: Allah, tempat meminta, tempat memohon, sedang si hamba adalah makhluk yang hina dan selalu dalam kekurangan.
Karena suatu ibadah, maka berdoa sangatlah dianjurkan (diperintahkan) oleh agama, walaupun doa tidak memerlukan suatu syarat dan rukun yang ketat, seperti halnya ibadah shalat, zakat, dan puasa.
Banyak firman Allah SWT. dan hadits Rasulullah SAW. yang menerengkan tentang doa dan merintahkan orang-orang beriman agar berdoa diantaranya adalah sebagai berikut:
Al-Quran
Surat Al-A'râf ayat 55-56

Artinya: "Mohonlah (berdoalah) kamu kepada Tuhanmu dengan cara merendahkan diri dan cara halus, bahwasannya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas; dan janganlah kamu berbuat kebinasaan di bumi (masyarakat) setelah la baik; dan mohonlah (berdoalah) kamu kepada Allah dengan rasa takut dan loba (sangat mengharap); bahwasannya rahmat Allah itu sangat dekat kepada orang-orang, yang ihsan (Iman kepada Allah dan berbuat kebajikan)."
Surah Al-Baqarah ayat 186

Artinya: "Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepada engkau tentang Aku, maka sesungguhnya Aku sangat dekat (kepada mereka). Aku perkenankan doa orang-orang yang mendoa apabila ia memohon (mendoa) kepada-Ku. Sebab itu, hendaklah mereka memenuhi (seruan)-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, mudah-mudahan mereka mendapat petunjuk."
Surah Al-Mu'min, ayat 60

Allah berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Ku -perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk Neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.’’ (QS Ghafir [40]: 60). Dalam ayat tersebut, Allah menegaskan bahwa berdoa kepada-Nya adalah ibadah.

Oleh karena itu, Allah SWT mengatakan, orang-orang yang tidak mau berdoa kepada nya, padahal Dia sudah berjanji mengabulkan doanya sebagai orang-orang sombong sehingga akan dimasukkan ke neraka dalam keadaan hina. Doa sebagai ibadah pulalah yang ditekankan oleh Nabi Muhammad dalam hadisnya.

Dari al-Nu’man bin Basyir, ia berkata, “Saya mendengar Rasulullah bersabda, ‘Doa adalah ibadah, kemudian beliau membaca ayat 60 surah Ghafir yang artinya, ‘Dan Tuhanmu berfirman: ‘Ber doalah kepada- Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah- Ku akan masuk Neraka Ja ha nam dalam keadaan hina di na’.” (HR Tirmizi, Ibnu Majah, Abu Daud, al-Nasa’i, dan Hakim).

Dalam riwayat lain dise butkan, dari Abu Hurairah, ia berkata, “Rasulullah ber sab da, ‘Ba rang siapa yang tidak meminta kepada Allah, Dia akan marah kepadanya’.” (HR Tirmizi). Doa bukan sekadar ekspresi meminta dan memohon apa yang diinginkan seorang hamba, melainkan bentuk kehinaan diri di hadapan Allah.

0 komentar:

Posting Komentar

Design by Abdul Munir Visit Original Post Islamic2 Template